Yanto Basna Ke Persib?
Kemarin Yanto Basna datang untuk menonton di laga Uji Coba Persib vs PS Polri
Dia sempat berfoto dengan official dan David laly
Jika Yanto Basna ke Persib, maka akan semakin kuatlah lini belakang Persib yang berkelas
Profil dari Yanto Basna
Yanto Basna, Ryuji utomo, Hansamu Yama, dann Putu gede disebut sebut sebagai bek masa depan di Indonesia karena mempunyai tinggi badan yang ideal sebagai pemain belakang
Yanto, begitu ia biasa dipanggil oleh
rekan-rekannya, mungkin baru melejit namanya saat PJS di bawah polesan
pelatih Jafri Sastra. Namun Yanto mulai menjadi perhatian ketika
dipercaya sebagai kapten tim nasional Indonesia U-21 saat tampil di
Cotif Cup 2014 Spanyol.
Tim tersebut kerap dicap sebagai Indonesia U-19 B, atau tim untuk menggantikan
Garuda Jaya pada ajang Cotif Cup 2014 - kumpulan para pemain yang tak masuk rencana Indra Sjafri dan dinakhodai oleh Rudy Wiliam Keltjees.
Saat itu, Yanto tak jadi pilihan utama Indonesia U-19. Indra masih
memprioritaskan duet Shahrul Kurniawan dan Hansamu Yama Pranata, atau
sesekali mencoba Ryuji Utomo. Yanto pun baru dipastikan masuk skuat
final Piala Asia U-20 2014 karena Ryuji dibekap cedera.
Direkrut Mitra dengan durasi dua musim, tak serta merta membuatnya
langsung jadi kepercayaan pelatih. Tapi kerja kerasnya terbayar saat
mulai reguler dimainkan pada PJS. “Saya sempat kesulitan mendapatkan
kepercayaan. Tapi saya kerja keras saat latihan, dan kini dimainkan.
Pemain muda seperti saya ini butuh bermain untuk menambah jam terbang.”
Kini, namanya dikenal pecinta sepakbola dalam negeri, sejumlah klub
memberi perhatian kepada pemain jebolan SAD Uruguay itu. PSM Makassar,
Persipura Jayapura hingga Persib Bandung mulai memantau situasi darinya.
Namun, Yanto sendiri masih memiliki komitmen kepada tim yang
melejitkan namanya itu. "Mungkin masih akan di sini dan mengikuti
turnamen selanjutnya bersama Mitra Kukar," ungkapnya, ketika ditanya
kemungkinan untuk berganti tim.
Hidupnya bergantung pada sepakbola, olahraga itu juga yang membuatnya
harus merantau sejak masih muda. Jauh dari kampung halaman, merupakan
hal yang tak biasa untuk pemain Papua. Namun Yanto bisa menjalaninya
dengan baik sejauh ini.
Seperti kebanyakan jebolan Indonesia U-19, Yanto pun menjalani
pendidikan di Universitas Negeri Yogyakarta. "Saya adalah tipe perantau
yang lebih sering memotivasi diri sendiri jika jauh dari keluarga," ulas
pengidola Eduard Ivakdalam dan Victor Igbonefo itu.
Sumber :
http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2016/01/26/19692302/profil-rudolof-yanto-basna-batu-karang-berhati-mulia
Terimakasih/Haturnuhun